A. Evaluasi DUDI terhadap Lulusan ITB
Untuk menciptakan relevansi antara dunia pendidikan dan dunia nyata, ITB Career Center telah melakukan riset Kepuasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terkait kebutuhan, kepentingan dan kepuasan terhadap alumni ITB. Berikut adalah hasil survey mengenai tingkat kepentingan dan kepuasan DUDI terhadap lulusan ITB 2016.

Gambar 1. Tingkat Kepuasan dan Kepentingan DUDI terhadap Lulusan ITB
 
Grafik di atas pada dasarnya menunjukkan besar kecilnya tingkat kepuasan DUDI terhadap kompetensi lulusan yang disesuaikan dengan tingkat kepentingannya. Semakin besar gap antara tingkat kepuasan dengan kepentingan maka semakin kecil kepuasan DUDI terhadap kualitas lulusan ITB pada poin tersebut. Hasil grafik di atas menunjukkan bahwa pada poin Bahasa Asing, DUDI menganggap bahwa Bahasa Asing cukup penting (4.40), sedangkan dari sisi kepuasan DUDI merasa cukup puas dengan kompetensi Bahasa Asing yang dimiliki alumni (4.08). Namun gap yang dihasilkan pada poin Bahasa Asing ini cukup tinggi, yaitu 0.32. Hal ini memberikan gambaran bahwa DUDI masih merasa kurang puas dengan kemampuan lulusan ITB terkait kompetensi Bahasa Asing yang dimiliki.
 
B. Kriteria Penerimaan Pegawai Baru Menurut Alumni FSRD ITB Angkatan 2009
Untuk memulai memasuki dunia kerja, para alumni FSRD ITB angkatan 2009 harus melalui suatu proses melamar pekerjaan. Tentunya setiap perusahaan akan memberikan kriteria-kriteria tertentu dalam perekrutan pegawai untuk perusahaannya. Kriteria-kriteria yang sering diberikan oleh perusahaan tersebut diantaranya adalah sertifikasi profesi, kepribadian dan keterampilan interpersonal, rekomendasi dari pihak ketiga, pengalaman berorganisasi, pengoperasian komputer, kemampuan Bahasa Inggris, kemampuan bahasa asing lainnya, pengalaman ke luar negeri, reputasi dari perguruan tinggi, pengalaman kerja selama kuliah, IP, spesialisasi, serta program studi.

Dengan adanya berbagai kemungkinan kriteria yang disyaratkan oleh perusahaan, tentu perlu diketahui kriteria apa saja yang sangat sering digunakan oleh perusahaan dalam perekrutan pegawai barunya. Oleh karena itu, salah satu aspek penting dalam kuesioner yang dikeluarkan Tracer Study ITB untuk alumni ITB adalah aspek kriteria penerimaan pegawai baru menurut alumni. Berikut adalah hasil survey mengenai kriteria penerimaan pegawai baru menurut alumni FSRD ITB angkatan 2009.

Gambar 2. Kriteria Penerimaan Pegawai Baru Menurut Alumni FSRD Angkatan 2009
 
Berdasarkan hasil dari survey, data yang diperoleh menunjukkan bahwa 5 kriteria penerimaan pegawai baru teratas menurut alumni FSRD ITB angkatan 2009 adalah kepribadian dan keterampilan interpersonal, spesialisasi, kemampuan Bahasa Inggris, pengalaman berorganisasi, serta pengoperasian komputer. Berdasarkan hasil survey tersebut, kriteria Bahasa Inggris menempati peringkat ketiga setelah kriteria kepribadian dan keterampilan interpersonal dan spesialisasi. Hasil survey menunjukkan bahwa sebanyak 122 alumni FSRD ITB angkatan 2009 menyatakan bahwa kriteria penerimaan pegawai baru adalah kemampuan Bahasa Inggris.

Di era globalisasi seperti sekarang, dimana dunia kerja semakin berkembang dan maju dalam memperluas lingkupnya hingga lintas negara, peran Bahasa Inggris memang semakin dibutuhkan. Dengan kondisi seperti ini, tingginya kriteria kemampuan Bahasa Inggris dalam penerimaan pegawai baru merupakan suatu hal yang alamiah. Tak salah lagi bila seleksi ketat saat interview diterapkan oleh beberapa perusahaan ternama. Pastinya perusahaan tidak ingin menerima calon pegawai yang tidak berkompeten dan tidak fasih dalam penguasaan bahasa asing. Jadi tidak heran jika dalam dunia kerja pun memberikan nilai yang tinggi terhadap pegawai yang berkemampuan baik dalam Bahasa Inggris.

Memang benar dunia kerja membutuhkan seseorang dengan keahlian khusus sesuai dengan bidang profesinya, namun keahlian khusus tersebut akan sangat luar biasa jika ditunjang dengan kemampuan Bahasa Inggris. Singkatnya, dunia kerja membutuhkan keahlian khusus untuk bertindak, dan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi serta menunjang tindakannya.