Tracer Study adalah sebuah survey. Untuk sebuah survey, data sangatlah penting, baik jumlah data maupun kualitas data yang didapat. Dalam Tracer Study, data yang dimaksud adalah informasi mengenai kondisi dari lulusan sebuah perguruan tinggi, dan cara untuk mendapatkan data tersebut adalah dengan membuat para alumni menjawab sekumpulan pertanyaan dalam sebuah kuesioner. Untuk meningkatkan kualitas data, yang perlu dilakukan adalah menanyakan pertanyaan yang tepat. Sedangkan untuk meningkatkan jumlah data, hal yang perlu dilakukan tidak sedikit dan sederhana. Untuk meningkatkan jumlah data, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah meningkatkan kemudahan target responden untuk mengakses pertanyaan dan memberi jawaban. Untuk hal tersebut, tim Tracer Study ITB memanfaatkan jaringan internet.
 
Selama kurang lebih 5 tahun penyelenggaraan Tracer Study ITB, Tim Tracer Study ITB telah mengembangkan sistem IT (Information Technology) sendiri. Sistem IT yang dikembangkan antara lain terkait server, sistem kuesioner dan website Tracer Study ITB. Untuk menampung database serta kerja operasional, Tim Tracer Study ITB memiliki server dan website sendiri (http://karir.itb.ac.id/tracerstudy/) yang khusus hanya untuk kegiatan Tracer Study. Untuk sistem kuesioner pada awal penyelenggaraan Tracer Study ITB (2010-2011), kuesioner yang digunakan adalah berupa softcopy yang dikirimkan melalui email attachment kepada seluruh alumni. Pada tahun 2012 Tracer Study ITB mulai menggunakan sistem kuesioner online. Sejak tahun tersebut sistem kuesioner online Tracer Study ITB selalu dikembangkan tiap tahunnya. Kini akses kuesioner online Tracer Study ITB dapat dilakukan hanya dengan perangkat mobile (HP, smartphone). Selain mengembangkan sistem kuesioner online, Tim Tracer Study ITB pun turut mengembangkan website resmi Tracer Study ITB. Awalnya website ini dibuat untuk keperluan pengisian kuesioner online oleh alumni. Namun seiring perkembangan Tracer Study ITB, kini website Tracer Study ITB memiliki berbagai fitur semisal download laporan-laporan Tracer Study ITB sejak 2010-2015, publikasi artikel terkait Tracer Study (sumber referensi Tracer Study) serta sebagai alat kontrol yang digunakan oleh surveyor ketika memantau perkembangan pada penyelenggaraan Tracer Study ITB.
 
Dilihat dari jumlah responden yang berhasil dicapai oleh Tracer Study ITB selama tiga tahun terakhir, dapat dikatakan sistem IT yang dikembangkan termasuk sukses dalam penerapanya untuk Tracer Study ITB. Mengingat pentingnya Tracer Study sendiri untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia, tim Tracer Study ITB sengaja mengembangkan sistem IT yang bersifat open source. Dengan mengembangkan sistem IT bersifat open source, diharapkan perguruan tinggi lain dapat memanfaatkan sistem IT ini untuk mengembangkan Tracer Study pada institusi mereka sendiri. Sistem IT ini sendiri akan dijelaskan secara detail pada workshop yang diselenggarakan pada tanggal 2 Mei 2016. Sebagai bagian dari workshop ini, sistem IT open source ini akan dibagikan kepada peserta.