Medan, ITB Career Center – Direktur ITB Career Center Dr. Eng. Bambang S. Budi yang sekaligus sebagai Peneliti Utama di Tracer Study ITB menjadi narasumber tunggal acara di Seminar dan Workshop Pengembangan Tracer Study di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Acara ini bertempat Auditorium Pascasarjana UMSU pada hari Rabu (24/8/2016).
 
Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh pimpinan UMSU melalui sambutan wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Muhammad Arifin, S.H., M.Hum.. Hal ini sebagaimana disampaikan bahwa pentingnya Tracer Study adalah untuk menjadi feedback bagi perbaikan institusi Perguruan Tinggi UMSU itu sendiri.
 
Inisiasi kegiatan ini adalah Pusat Jasa Ketenagakerjaan atau PJK UMSU dimana PJK UMSU saat ini sedang berupaya merencanakan dan mengelola pelaksanaan Tracer Study di UMSU secara terpusat dengan melakukan konsolidasi dengan seluruh program studi dan fakultas di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, melalui para ketua program studi dan para dekan.
 
Antusiasme terlihat pada peserta dengan banyaknya yang hadir dan tanya jawab terutama para dekan maupun kaprodi. Meski demikian, waktu penyelenggaraan dari pukul 08.30 hingga sore pukul 16.00 telah dirasa cukup untuk berdiskusi mengenai pelaksanaan Tracer Study di Perguruan Tinggi.
 
Beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber adalah terkait dengan pengertian Tracer Study dan Problematikanya, Perangkat-perangkat Dasar Tracer Study, dan Inovasi-inovasi dan Implementasi Tracer Study terutama yang telah dilakukan di ITB oleh Divisi Riset Tracer Study di  ITB Career Center.
 
Sebagaimana diketahui, ITB Career Center telah menyelenggarakan Tracer Study di ITB yang selalu meningkat response rate nya, yakni 49% pada tahun 2012, 72% pada tahun 2013, 80% pada tahun 2014 dan 93% pada tahun 2015 yang baru lalu.
 
Hal yang paling penting dalam penyelenggaraan dan pelaksaan Tracer Study di Perguruan Tinggi sebagaimana disampaikan oleh narasumber Dr. Eng. Bambang S. Budi adalah Tracer Study harus dilakukan secara melembaga, berkelanjutan, dan selalu dilakukan improvement atau perbaikan pada semua aspek dan semua tahapan. Itu yang akan menjamin terselenggaranya Tracer Study dengan baik dan makin berkualitas. ***