Fulca Veda

Bandung, ITB Career Center — Pendekatan angkatan adalah salah satu inovasi yang dikembangkan oleh ITB Career Center untuk meningkatkan response rate tracer study di ITB. Pendekatan ini menjadi pertimbangan mengingat kuatnya ikatan antar mahasiswa ITB. Kunci dari keberhasilan menggunakan pendekatan angkatan dalam proses penelitian tracer study ini salah satunya adalah karena adanya surveyor.

Dibawah bimbingan Divisi Tracer Study ITB Career Center, Tim Surveyor–yang juga merupakan alumni ITB–adalah elemen yang cukup krusial dalam penyelenggaraan tracer study karena mampu memanfaatkan jalur keakraban yang sudah tercipta di lingkungan ITB. Achmad M.Gani, mahasiswa pascasarjana Sains Komputasi ITB merupakan salah satu surveyor program studi Teknik Elektro yang memiliki andil dalam membantu menghubungkan Divisi Tracer Study ITB dengan alumni Teknik Elektro ITB angkatan 2010.

"Saya berkoordinasi dengan Tracer Study ITB untuk mendorong teman seangkatan mengisi kuesioner. Tahun ini response rate yang diperoleh untuk prodi elektro sendiri mencapai 93.9%. Dari total 149 alumni yang ditargetkan untuk tracer study, 10 orang tidak mengisi kuesioner," ujarnya saat ditemui di Kampus ITB, Rabu (18/10).

Pihaknya menjelaskan bahwa meski memperoleh response rate yang tinggi, proses pengumpulan database dan pengisian kuesioner tracer study ITB bukanlah tanpa kendala. "Pengumpulan data responden pernah terhambat pada Mei-Agustus 2017, karena beberapa teman alumni sedang bekerja offshore sehingga belum mengisi kuesioner, kendala lain termasuk website kuesioner tracer study ITB sering down," paparnya.

Gani menyampaikan bahwa hal-hal tersebut bisa teratasi berkat kerjasama alumni yang tak lain adalah teman sejawatnya sendiri. Dirinya menganggap bahwa baik surveyor maupun angkatan yang kooperatif, tak hanya menjadi tumpuan dalam meningkatkan response rate di prodinya. Pemahaman akan perlunya umpan balik dari responden untuk kampus adalah salah satu yang memotivasi alumni untuk mau mengisi kuesioner ini.

Kedepannya, Achmad M.Gani berharap adanya perkembangan lebih lanjut atas perbaikan teknis tracer study, termasuk penambahan opsi kerja yang kategorinya kurang terwakili di kuesioner alumni, maupun substansi penelitian yang lebih dalam lagi. "Ada ketertarikan lebih dari teman-teman lain untuk mengetahui korelasi lulusan sarjana dan pascasarjana di dunia professional. Mungkin bisa diagendakan untuk penelitian tracer study selanjutnya," tambahnya. (fv)