Fulca Veda
 
Bandung, ITB Career Center - ITB Career Center bersama Prodi Kewirausahaan SBM ITB mengadakan pameran berupa ITB Student Entrepreneur Festival 2017 yang digelar pada 25-26 November 2017 di Aula Timur Kampus ITB.

Acara kewirausahaan tahunan ITB ini terdiri dari acara pameran wirausaha, talkshow, dan presentasi wirausaha. Acara yang diikuti oleh lebih dari 44 wirausahawan ITB dan SBM ITB ini terdiri dari berbagai macam jenis usaha, di antaranya: usaha kuliner, fashion, teknologi, dan jasa.

Dr. Eng. Bambang Setia Budi, ST., MT selaku Direktur ITB Career Center sekaligus peneliti utama ITB Tracer Study memaparkan bahwa pengembangan karir alumni ITB tidak selalu identik dengan bekerja di suatu perusahaan tertentu. Dr. Eng. Bambang yang hadir bersama pihak kreditor Bank BNI, BTN, Bank Mandiri, Lembaga Kemahasiswaan ITB, serta Wakil Rektor ITB Bid. Riset, Inovasi, dan Kemitraan, menegaskan bahwa salah satu bagian dari pengembangan karir itu sendiri adalah menjadi seorang wirausaha.

"Dari data Tracer Study ITB tahun lalu, kami menemukan bahwa hal-hal utama yang menjadi alasan utama alumni ITB (angkatan 2009, Tracer Study ITB 2016) memilih menjadi wirausaha setelah lulus kuliah beragam. Ada yang karena passion, karna waktunya fleksibel, karena peluang dan tantangannya besar, serta untuk melanjutkan usaha keluarga. Yang menarik, dari data tersebut bahkan ditemukan alasan berwirausaha karena malas melamar kerja di luar," jelasnya saat memberikan sambutan di sesi pembukaan ITB Student Entrepreneur Festival 2017, Sabtu (25/11).

Menurutnya, jika diperhatikan lebih jauh, alasan alumni ITB menjadi wirausaha bisa dipastikan karena hal tersebut memberi kebebasan dalam bekerja dibanding jika harus berkarir di perusahaan atau korporasi tertentu.

"Hal ini patut diperhatikan sebagai masukan untuk kita semua, terutama ITB, dalam memberikan pengarahan dan pembekalan bagi mahasiswa kita sebelum lulus terkait materi kewirausahaan. Pilihan menjadi entrepreneur adalah fenomena yang unik dimana jumlah lapangan pekerjaan terbilang kecil jika dibandingkan dengna jumlah pelamar pekerjaan. Hal ini tidak terjadi di negara-negara lain," tambahnya.

Mengutip riset Tracer Study ITB, dalam press release yang dikeluarkan media Lembaga Kemahasiswaan ITB, dikatakan bahwa setiap tahunnya ITB menghasilkan sekitar 3000 lulusan dimana dalam dua tahun terakhir ada 7% dari jumlah tersebut memilih menjadi wirausaha dan 4%-nya berwirausaha sesuai dengan disiplin ilmunya.

"Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), yang merupakan program dari Dirjen Kemenristek merupakan ajang bagi mahasiswa untuk mengoptimalkan pemberian hibah pada start up dan usaha kecil menengah ini. Tentunya kita berharap melalui event festival kewirausahaan ini angka keikutsertaan mahasiswa ITB dalam menciptakan industri kreatif akan terus meningkat setiap tahunnya," ujarnya di akhir sambutan. (fv)