Fulca Veda

Bandung, ITB Career Center — Mencari pekerjaan merupakan salah satu kegiatan yang dijalani sebagai masa peralihan dari dunia pendidikan menuju dunia kerja. Prosesnya sendiri bervariasi, ada yang memulai mencari pekerjaan sebelum lulus ataupun menunggu setelah lulus dan wisuda. Jika demikian, bagaimana dengan mahasiswa ITB? Berapa lama waktu yang dibutuhkan alumni ITB untuk mencari pekerjaan pertamanya?

Divisi Riset ITB Career Center pada 2016 sempat melakukan penelitian dengan objek para alumni ITB angkatan 2009 untuk menganalisis lama waktu yang dibutuhkan alumni ITB untuk mencari pekerjaan pertamanya. Angga Dinan A., S.Si., M.T, selaku Kepala Divisi Riset ITB Career Center dalam pemaparannya menjelaskan bahwa secara garis besar, waktu tunggu alumni ITB untuk mendapatkan pekerjaannya adalah dalam jangka waktu 3 bulan.

"Secara umum alumni ITB memperoleh pekerjaan pertama pada rentang 2-3 bulan sebelum lulus, dan 3-4 bulan setelah lulus. Dari penelitian tahun 2016, rata-rata alumni ITB angkatan 2009 yang bekerja mulai mencari pekerjaan pertamanya 3 bulan sebelum lulus dan 1 bulan setelah lulus. Bagi yang pernah bekerja, secara garis besar mereka mulai mencari kerja 1 bulan sebelum lulus dan 1 bulan setelah lulus," jelasnya.

Namun, Angga Dinan, juga menegaskan bahwa pencarian kerja ini tidak serta merta dilakukan setelah wisuda, melainkan juga saat baru memulai perkuliahan. Bahkan, pasalnya ada yang mulai mencari pekerjaan 5 tahun sebelum lulus.

"Dari hasil penelitian tersebut, kami menemukan bahwa ada kondisi dimana alumni ITB angkatan 2009 mulai mencari kerja 63 bulan sebelum lulus kuliah, dan 24 bulan setelah lulus kuliah. 63 bulan itu sekitar 5 tahun ya, kondisi ini sebenarnya ada dua kemungkinan. Pertama, kemungkinan mereka bekerja ketika belum masuk ke ITB/masa pendidikannya adalah SMA, mungkin juga karna ambil satu tahun intensif tidak keterima SNMPTN dia me-nyambi kerja ketika belum masuk kuliah. Kedua, bisa jadi ini dikarenakan ada alumni mahasiswa tahun 2009 yang lulusnya 7 tahun, sehingga kemungkinan pada tahun ke dua di ITB mereka kuliah sambil bekerja," ujarnya saat diwawancarai di Ruang Sekretariat Tracer Study ITB Career Center, Rabu (17/1).

Lebih jauh, Angga Dinan menyebutkan, bahwa masa tunggu yang diajukan kepada responden ini berdasarkan basis pertanyaan tracer study yang telah diadopsi dari Indotrace.

"Kami masih menggunakan questioner tracer study berdasarkan Indotrace jadi tidak banyak yang diubah, pertanyaan masa tunggu mendapatkan pekerjaan pertama, misalnya, bukanlah berdasarkan pekerjaan pertama ketika setelah mengenyam pendidikan di ITB. Karena itulah akan lebih baik kedepannya kita bisa merevisi pertanyaan questioner sesuai dengan lingkup kepentingan kita, melihat feedback-nya sendiri berguna untuk ITB dan prodi di sini. Namun, persoalan waktu tunggu mendapatkan pekerjaan pertama ini tinggal bagaimana kita menganalisisnya, mengingat sejauh ini Tim Tracer Study ITB masih berupaya memprovide data saja, sementara untuk analisis lebih lanjut kemungkinan bisa dijabarkan dalam paper atau artikel penelitian sesuai kebutuhan penelitian selanjutnya," paparnya di akhir wawancara. (fv)